Kalbe Junior Scientist Award 2017

Jakarta, 11 Oktober 2017 – PT Kalbe Farma Tbk. (Kalbe) menggelar seleksi 18 karya sains finalis Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) 2017 yang merupakan 18 terbaik dari 1103 karya sains peserta KJSA yang berasal dari 374 sekolah di 28 provinsi di Indonesia. Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) adalah lomba karya sains untuk siswa siswi tingkat sekolah dasar (SD) di seluruh Indonesia yang telah diselenggarakan setiap tahunnya sejak tahun 2011. Progam ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak Indonesia terhadap ilmu pengetahuan sejak dini sekaligus meningkatkan kemampuan dan kreatifitas anak Indonesia.

“Kalbe Junior Scientist Award (KJSA) merupakan bagian dari komitmen Kalbe memperkenalkan kepada anak-anak Indonesia sejak dini tentang arti penting dan manfaat sains bagi kehidupan,” ujar Herda Pradsmadji, Head Corporate Communication dan CSR PT Kalbe Farma, Tbk. “Melalui KJSA, anak-anak didorong untuk berpikir kreatif dalam mencari solusi atas permasalahan yang mereka temui sehari-hari melalui sains atau ilmu pengetahuan,” tambah Herda.

“Sejak pertama kal diselenggarakan di tahun 2011, KJSA terus menunjukkan pengingkatan jumlah karya sains yang mendaftar,” kata dr. Iwan Surjadi Handoko, Ketua Panitia KJSA 2017. “Tahun ini terkumpul 1.103 karya sains dari 374 sekolah dan klub sains dari 28 provinsi di Indonesia. Ada kenaikan 20 persen untuk karya dibanding 2016,” lanjut dr. Iwan.

“Para juri sepakat bahwa unsur penting dalam menilai karya sains KJSA adalah kreatifitas, inovasi, keaslian ide tanpa mengesampingkan nilai integritas, artinya ide pembuatan karya merupakan ide dari anak didik sendiri,” kata Dr. L.T. Handoko, Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai Ketua Juri KJSA 2017. “Mampu melihat masalah dan memecahkan masalah merupakan modal dasar anak untuk berkembang di masa depan,” lanjut Handoko.