Parman Nataatmadja, 10 Tahun Karya Bersama Ekonomi Kerakyatan

Jakarta, Senin 12 Februari 2018 – Bertempat di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan No 13 Jakarta Pusat, dilaksanakan penyerahan Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Permodalan Nasional Madani Nomor: SK-40/MBU/02/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Permodalan Nasional Madani.

Acara dibuka oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan II Wien Irwanto, dihadiri oleh Direksi dan Dewan Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Melalui penyerahan Salinan Keputusan ini, Menteri BUMN Rini M Soemarno selaku RUPS PT PNM (Persero), memberhentikan dengan hormat Parman Nataatmadja sebagai Direktur Utama PT PNM (Persero) yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-140/MBU/2013 tanggal 13 Februari 2013, terhitung sejak tanggal 13 Februari 2018 dengan ucapan terima kasih atas segala sumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan tersebut.

Melalui penyerahan Salinan Keputusan ini pula, Menteri BUMN mengalihkan penugasan  Arief Mulyadi yang semula Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Utama PT PNM (Persero) yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-67/MBU/4/2017 tanggal 4 April 2017, terhitung sejak tanggal 13 Februari 2018 dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatannya sesuai dengan Keputusan Menteri BUMN, serta mengangkat M. Q. Gunadi sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT PNM (Persero) terhitung sejak tanggal 13 Februari 2018.

Selama 10 tahun berkarya di PNM, Parman Nataatmadja berhasil membuahkan berbagai program yang ditujukan untuk ekonomi kerakyatan. Melalui program PNM Ulamm (Unit Layanan Modal Mikro) berhasil meningkatkan usaha mikro, kecil dan menengah. Melalui program ini pula, PNM melakukan pendampingan usaha nasabah. Di tahapan berikutnya, lahir PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Program ini ditujukan untuk pemberian bantuan modal produktif kepada ibu prasejahtera secara kelompok. PNM hadir untuk masyarakat Indonesia, untuk membangun kesejahteraan bersama.

“Keberhasilan yang sudah ditorehkan selama ini, akan terus dilanjutkan” tegas Dirut PNM yang baru Arief Mulyadi. Pemerintah melalui tangan PNM akan terus membina dan mensejahterakan ibu prasejahtera dan ekonomi kecil. Target 4 juta NOA PNM Mekaar sudah menunggu di tahun 2018, demikian pula target unit usaha lainnya. Dengan kerja keras, semua akan bisa terwujud.

Yakin Bisa, Pasti Bisa

 

Informasi lebih lanjut:

 

YR Wijayandaru

Kepala Bagian Komunikasi Perusahaan

PT Permodalan Nasional Madani (Persero)

 

yrwijayandaru0329@pnm.co.id

www.pnm.co.id