kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS951.000 -0,21%
  • RD.SAHAM 1.12%
  • RD.CAMPURAN 0.52%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

BRI Syariah Bidik Pertumbuhan Dana Murah Lewat Kerjasama dengan ITB


Rabu, 11 November 2020 / 20:13 WIB
BRI Syariah Bidik Pertumbuhan Dana Murah Lewat Kerjasama dengan ITB
ILUSTRASI. Kontan - BRI Seremonia Online

Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - Jakarta BRIsyariah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung

(ITB) pada Rabu, 11 November 2020. Dengan penandatanganan perjanjian tersebut BRIsyariah menjadi

bank pertama yang bekerja sama dengan ITB untuk penyediaan layanan fasilitas jasa perbankan syariah.

Kerjasama ini ditandatangani oleh Direktur Utama BRIsyariah Ngatari dan Rektor ITB Prof. Reini

Wirahadikusumah.

 

     Lewat penandatanganan kerjasama tersebut, BRIsyariah akan menyediakan Penyediaan Layanan

Fasilitas Jasa Perbankan bagi mahasiswa dan seluruh civitas akademika ITB antara lain pembayaran SPP,

CMS dan pembiayaan. “Di tahun 2020 kami berupaya memperluas basis nasabah. Salah satu strateginya

adalah dengan menjalin kerjasama penyediaan layanan fasilitas jasa perbankan dan pembiayaan kepada

anggota lembaga pendidikan. Kerjasama dengan ITB, sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki

rekam jejak sangat bagus di Indonesia, menyediakan potensi peningkatan bisnis baik dari segi dana

maupun pembiayaan,” ujar Ngatari.

 

     Kerjasama ini membawa peluang BRIsyariah untuk meningkatkan dana murah tabungan. “Kami

menargetkan dapat mengajak sekitar 10 persen dari total mahasiswa dan pengajar di ITB untuk

bertransaksi lewat BRIsyariah,” ujar Ngatari.

 

     “Selain menargetkan penambahan jumlah nasabah tabungan, kerjasama ini juga diharapkan ikut

berkontribusi untuk peningkatan penyaluran pembiayaan. Di tahun 2020 kami akan menambah

kerjasama dengan lembaga maupun satuan kerja, karena pembiayaan cross selling seperti ini tergolong

low risk,” Ngatari menambahkan.

 

     “Alhamdulillah di tahun 2020 Dana Pihak Ketiga BRIsyariah meningkat berkat pertumbuhan signifikan

dari tabungan dan giro. Keberhasilan BRIsyariah dalam meningkatkan DPK yang fokus pada peningkatan

Dana Murah (CASA) mampu menurunkan tingkat biaya dana (CoF),” ujar Direktur Bisnis Komersil

BRIsyariah Kokok Alun Akbar yang juga hadir dalam penandatanganan kerjasama dengan ITB. Dengan

berbagai digitalisasi layanan baik untuk melayani nasabah dana pihak ketiga maupun nasabah

pembiayaan, BRIsyariah optimistis akan terus tumbuh di tahun 2020. 

 

     Hingga triwulan III 2020 BRIsyariah tumbuh di sisi asset, pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga.

Pertumbuhan ini di atas rata-rata industri. Kinerja pembiayaan BRIsyariah pada September 2020 naik

57,9% secara year on year (yoy) menjadi Rp40,3 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun

2019 sebesar Rp25,5 triliun. Di sisi aset, BRIsyariah juga membukukan pertumbuhan 51,4% (yoy),

menjadi Rp56 triliun pada September 2020 dari Rp37 triliun pada September 2019. Dana Pihak Ketiga

tumbuh 72,69% menjadi Rp48,7 triliun pada September 2020, dari Rp28,2 triliun di September 2019.

Laba BRIsyariah pun turut menunjukkan pertumbuhan signifikan mencapai 237% menjadi Rp191 miliar

pada September 2020, dari Rp56 miliar di September 2019.

 


Tag

Corporate Valuation Model Managing Procurement Economies of Scale Batch 5

×