kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45901,64   -3,77   -0.42%
  • EMAS948.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.21%
  • RD.CAMPURAN 0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.11%

Tanpa Repot Menunggu, Ini 5 Tips Ajukan Pinjaman Online dengan Aman & Langsung Cair


Senin, 10 Mei 2021 / 21:23 WIB
Tanpa Repot Menunggu, Ini 5 Tips Ajukan Pinjaman Online dengan Aman & Langsung Cair
ILUSTRASI. Kontan - Tony Prasetyo Seremonia Online

Reporter: Tim KONTAN | Editor: Ridwal Prima Gozal

KONTAN.CO.ID - Masalah keuangan yang mendesak dan muncul tanpa pertanda pasti membuat siapa saja yang mengalaminya langsung merasa pusing tujuh keliling. Bagaimana tidak? Rencana keuangan yang sudah diatur sedemikian rupa selama bertahun-tahun bisa langsung porak poranda saat diterpa kebutuhan mendadak dan tak bisa ditunda.

Untungnya, masalah tersebut kini bisa lebih mudah diatasi semenjak kehadiran produk keuangan digital, salah satunya adalah pinjaman online. Berbeda dengan pinjaman biasa, pinjaman online memiliki proses dan syarat pengajuan yang simpel, juga ringan. Bahkan, pada sejumlah layanan, dana pinjaman online dapat dicairkan dalam kurun waktu 1 sampai 2 hari saja pasca pengajuan.

Meski begitu, untuk bisa mendapatkan pinjaman uang secara instan tersebut, ada beberapa hal yang perlu untuk dilakukan. Bagi Anda yang berencana mengajukan pinjaman online dan berharap dananya dapat dicairkan dengan lebih cepat, tips-tips di bawah ini wajib untuk diaplikasikan.

1.   Tentukan Dulu Nominal Dana yang Akan Dipinjam

Tips pertama yang perlu dilakukan sebelum mengajukan pinjaman online adalah menentukan jumlah dana yang akan dipinjam terlebih dahulu. Hal ini begitu krusial karena nantinya akan sangat memengaruhi nominal cicilan per bulan yang harus dibayarkan. Jika mengajukan dengan nominal yang terlalu besar, tanggungan kredit bulanan Anda akan menjadi lebih berat.

Sebaliknya, jika terlalu kecil, dana pinjaman tak akan mampu membantu Anda menyelesaikan masalah keuangan yang menerpa. Oleh karena itu, usahakan untuk menghitung dulu jumlah dana yang dibutuhkan secara akurat sebelum mengajukan pinjaman.

2.   Lengkapi Seluruh Syarat dan Ketentuan

Salah satu faktor yang mampu mempermulus proses pengajuan pinjaman adalah mengetahui segala syarat dan ketentuannya terlebih dahulu. Tergantung dari kebijakan fintechnya, Anda perlu mencari tahu syarat batas usia, area layanan, hingga gaji minimum untuk menjadi nasabah. Baru saat seluruh syarat tersebut mampu dipenuhi, Anda dapat mulai menyiapkan seluruh dokumen persyaratan dan berkas pendukung, seperti KTP, KK, slip gaji, hingga NPWP.

Pastikan pula setiap dokumen persyaratan yang terlampir memiliki kualitas yang bagus, tidak ada blur, serta mudah dibaca. Saat semua hal tersebut Anda lakukan, pihak pinjaman online akan lebih mudah melakukan proses verifikasi dokumen. Dalam kata lain, pengajuan bisa disetujui dengan lebih cepat dan dana pinjaman dapat segera sampai di tangan.

3.   Jangan Sia-Siakan Fasilitas Simulasi Pinjaman

Tak perlu repot-repot pergi ke bank selayaknya saat mengajukan pinjaman konvensional, Anda dapat melangsungkan pengajuan pinjaman online dengan bantuan internet dan smartphone saja. Tak hanya itu, pengajuan juga menjadi lebih aman dan mudah karena hampir semua fintech resmi saat ini telah menyediakan fasilitas simulasi pinjaman.

Apa itu simulasi pinjaman? Simulasi pinjaman adalah sebuah fitur yang berguna untuk membantu calon nasabah dalam menentukan nominal cicilan berdasarkan jumlah dana yang dipinjam serta tenor pelunasannya. Dengan begitu, risiko mendapatkan tagihan kredit yang melebihi kemampuan keuangan dan berisiko menyebabkan kredit macet tak sampai dirasakan oleh nasabah.

4.   Bandingkan Plus Minus Setiap Layanan Pinjaman Online

Melalui simulasi pinjaman, biasanya Anda akan mendapat gambaran mengenai aktivitas pelunasan pinjaman nantinya. Agar bisa mendapatkan layanan yang terbaik dan paling cocok dengan kondisi keuangan Anda, jangan ragu untuk membandingkan beberapa layanan sekaligus. Tentunya, hanya bandingkan layanan pinjaman online yang telah mengantongi status terdaftar dan izin usaha dari OJK.

Bandingkan tingkat bunga, variasi tenor cicilan, denda keterlambatan, hingga biaya tambahan yang dibebankan oleh masing-masing penyedia layanan. Demi menjamin keamanan dan kenyamanan menggunakan produk keuangan tersebut, cari tahu pula kebijakan layanan mengenai jenis data pribadi yang diakses, metode penagihan, dan sistem security pada aplikasi atau situs layanan pinjaman online.

5.   Cek Testimoni Fintech dari Pengguna Sebelumnya

Setelah menemukan platform pinjaman online mana yang kira-kira cocok dan bakal dipilih, ada satu hal lagi perlu Anda lakukan, yakni mencari tahu testimoni atau review layanan dari para nasabahnya terdahulu. Anda dapat mengetahui ulasan pelanggan terhadap kualitas layanan sebuah pinjaman online secara langsung via Playstore atau App Store.

Untuk yang berbasis situs atau website, Anda dapat melakukan riset melalui Google mengenai layanan pinjaman online mana yang direkomendasikan banyak orang. Yang terpenting, usahakan untuk mencari ulasan pada situs atau sumber yang independen, bukan situs resmi dari pinjaman online yang bersangkutan. Dengan begitu, Anda mampu mengetahui review yang asli dan kredibel.

Lebih Cepat Atasi Masalah Keuangan Mendesak dengan Pinjaman Online

Pinjaman online kerap dipilih sebagai solusi untuk mengatasi berbagai masalah keuangan mendesak dan muncul secara tiba-tiba. Penyebabnya tak lain karena produk keuangan berbasis digital ini memiliki syarat yang ringan dan proses pengajuan instan. Nah, agar pengajuan Anda dapat berlangsung dengan lebih lancar dan aman, dan dana pinjaman dapat langsung dicairkan, pastikan untuk mengaplikasikan 5 tips di atas, ya!


Tag

TERBARU

×