kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45970,79   2,64   0.27%
  • EMAS928.000 0,32%
  • RD.SAHAM -0.21%
  • RD.CAMPURAN -0.01%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.05%

Tips Merawat Smartphone Dengan Baterai Non-removable


Jumat, 16 Juli 2021 / 09:56 WIB
Tips Merawat Smartphone Dengan Baterai Non-removable
ILUSTRASI. Samsung Galaxy A12

Reporter: Adv Team | Editor: indah sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Saat ini, smartphone sudah menjadi salah satu barang penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Variasi model smartphone yang saat ini tersedia di pasar pun mengikuti tren peningkatan pemakaian smartphone sehingga menghadirkan baterai berkapasitas besar agar tahan dipakai seharian. Misalnya saja Samsung A12 yang hadir dengan baterai 5.000 mAh lengkap dengan teknologi fast charging 15W.

Umumnya smartphone keluaran 2018 ke atas sudah menggunakan baterai non-removable alias tidak bisa dibuka pasang karena tertanam di dalam perangkat. Baterai ini tentu tak mudah diganti jika tiba-tiba rusak atau dayanya menurun. Nah, cara terbaik adalah dengan merawat baterai non-removable smartphone Anda dengan benar agar tetap awet. Berikut infonya untuk Anda!

1. Cabut charger jika baterai sudah penuh

Cara yang pertama adalah segera cabut charger setelah baterai smartphone terisi penuh. Meski saat ini smartphone sudah dibekali teknologi canggih yang secara otomatis akan memutus arus saat baterai sudah penuh, namun ada juga smartphone yang belum memiliki teknologi tersebut. Hal ini akan menimbulkan panas berlebihan pada smartphone Anda dan juga berpengaruh pada kesehatan baterai Anda.

2. Jangan biarkan baterai lemah terlalu lama

Umumnya banyak orang yang baru mengisi daya baterai smartphone saat baterainya sudah merah atau dibawah 15%. Bahkan ada yang tetap menggunakannya hingga mencapai 0% baru discharge. Kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan baterai smartphone Anda lho!

Hal ini karena saat mengisi baterai yang hampir mati atau dibawah 10% maka baterai akan dipaksa menerima tegangan arus yang tinggi yang jika sering terjadi maka akan dapat memperpendek usia pakai baterai. Idealnya, charge smartphone Anda saat mencapai level 20% agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu dan  baterai pun tidak mudah aus.

3. Matikan smartphone saat sedang pengisian baterai

Anda disarankan untuk mematikan smartphone saat sedang diisi baterainya untuk mengoptimalkan proses pengisian baterai dan memperpanjang umur pakainya.

Jika memang tidak bisa dimatikan karena urusan pekerjaan atau sebagainya, yang paling penting adalah tidak menggunakan smartphone saat sedang dicharge. Entah itu untuk menonton YouTube atau bermain game. Biarkan saja smartphone hingga terisi penuh baru digunakan kembali. Hal ini dapat bantu menjaga umur pakai baterai dan juga mencegah perangkat smartphone Anda overheat.

4. Atur brightness layar

Selain harus memperhatikan soal cara mengisi daya dengan benar, Anda juga bisa memperpanjang usia baterai dengan mengatur tingkat kecerahan layar. Pastikan Anda mengaturnya ke level yang tidak terlalu terang, dan juga tidak terlalu gelap agar mata tetap nyaman saat menggunakannya dan tidak memakan banyak daya baterai. Smartphone Anda pun jadi bisa dipakai seharian.

5. Hanya pakai charger original

Saat beli smartphone tersebut, Anda pasti mendapat charger bawaan secara default dari brand. Nah charger ini merupakan perangkat yang pas dan sempurna untuk mengisi baterai smartphone Anda karena dibuat berdasarkan kebutuhan power supply yang ada di smartphone Anda Begitu juga tegangannya sehingga smartphone Anda bisa terisi dengan optimal tanpa merusak bagian-bagiannya.

Namun jika Anda menggunakan charger kw alias palsu, ada kemungkinan perbedaan tegangan yang dihantarkan yang dapat merusak komponen di dalam baterai. Alhasil baterai smartphone Anda pun bisa jadi lebih mudah habis padahal hanya dipakai untuk aktivitas ringan.

6. Aktifkan fitur Power Saver

Di berbagai smartphone biasanya sudah dibekali fitur Power Saver yang biasanya akan aktif secara otomatis jika baterai mencapai level tertentu, misalnya 15%. Fungsi fitur ini adalah untuk menghemat baterai dengan mematikan aplikasi dan fitur lain yang tidak diperlukan, seperti GPS, Bluetooth dan aplikasi yang berjalan di background.

Saat fitur ini, maka performa smartphone Anda bisa melambat sebagai salah satu cara menghemat serapan baterai. Namun Anda bisa mengatur penggunaan fitur ini kapan pun tanpa harus menunggu baterai ada di level hampir kritis. Anda bisa mengaktifkannya di Pengaturan dengan mudah.

7. Hindari menaruh smartphone di tempat panas

Kondisi panas dikarenakan paparan sinar matahari atau kondisi cuaca dan juga penggunaan lampu dapat berpengaruh pada kualitas baterai smartphone lho! Jika terpapar terlalu sering maka panas ini dapat merusak berbagai komponen yang ada di dalam smartphone Anda, termasuk bagian baterai yang terus-terusan overheat.

Idealnya Anda menyimpan atau meletakkan smartphone Anda di ruangan yang bersuhu normal, jauh dari sumber api dan juga cahaya langsung.

Itulah tadi 7 tips merawat smartphone dengan baterai non-removable yang harus Anda tahu. Dengan penggunaan yang tepat maka smartphone Anda akan lebih awet baterainya. Namun jika smartphone Anda terlanjur rusak bagian baterainya, Anda bisa mencari penggantinya dengan mudah lewat website Blibli.com.

Di sana terdapat banyak toko yang menjual berbagai model dan merek smartphone yang bisa disesuaikan dengan budget Anda. Jika ingin beli charger original juga ada di sana lho! Semoga info ini bermanfaat dalam membantu Anda menjaga keawetan baterai smartphone ya,

 



TERBARU

×